Coklat,
Kulitku yang coklat.
Coklat yang coklat dan manis.
Dalam hidupku tidak ada coklat terbaik
di dunia ini selain coklat yang aku dapat dari susah payahnya kakak perempuanku
menyisipkan uang jajan, yang hanya cukup untuk membeli dua buah coklat saja, yang salah satunya dia beli untukku. Saban pagi hanya demi membujukku mandi, atau membujukku keramas, dia menjanjikan coklat terbaik yang akan dia bawa saat dia pulang sekolah nanti. Dan aku tergiur dengan bujukkannya itu. Menanglah dia, memandikanku dan mengkramasiku sampai aku teriak-teriak karena dingin. Itulah coklat terbaik!!!.
Coklat yang dibalut kasih sayang dan
kesabaran, rasanya luar biasa nikmat. Manis sedikit pahit ciri khas coklat
terbaik dunia. Bagiku saat itu, saat usiaku belum genap di angka 6, hariku
sangat indah. Saat teman-teman sebayaku tidak bisa makan coklat di siang hari,
aku bisa makan coklat dengan lahap. Aku hafal betul jadwal kakak perempuanku
pulang, dengan rok warna birunya dan tas nya yang sudah kumal, dia tampak
cantik. Aku nantikan kedatangannya di ujung jalan gank menuju ke rumahku. Dari
kejauhan dia sudah tersenyum, aku menanti coklat.
Kadang coklat itu lumer di bungkusnya karena terik mentari siang yang memanggang kakaku di sepanjang jalan menuju rumah. Dia adalah atlit jalan santai terbaik saat itu, karena setiap dia harus beli coklat untukku atau harus membeli buku LKS baru, maka uang yang harusnya untuk bayar angkot dia simpan. Dan dia rela kakinya yang halus berubah gosong kering dan keras macam pemain bola, jalan kaki sejauh 5 km. Itulah perjuangan demi sebuah coklat yang dia beli untuk adiknya yang coklat.
Kadang coklat itu lumer di bungkusnya karena terik mentari siang yang memanggang kakaku di sepanjang jalan menuju rumah. Dia adalah atlit jalan santai terbaik saat itu, karena setiap dia harus beli coklat untukku atau harus membeli buku LKS baru, maka uang yang harusnya untuk bayar angkot dia simpan. Dan dia rela kakinya yang halus berubah gosong kering dan keras macam pemain bola, jalan kaki sejauh 5 km. Itulah perjuangan demi sebuah coklat yang dia beli untuk adiknya yang coklat.
Aku girang bukan kebayang
mendapatkan coklat berbungkus kertas warna merah dan putih, bertuliskan Coklat
Cap Jago.
Sampai saat ini aku bilang itu coklat
terbaik yang dimiliki bangsa ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
...mari saling berbagi, dan mengkoreksi...