Minggu, 23 Mei 2010

...aku dan bintang - bintangku


dulu ketika aku yakin bahwa tak ada seorang pun di dunia ini yang mau menjadi seorang sahabat sejati, aku di kejutkan oleh keadaan. Dimana setiap individu dalam kehidupanku memberiku suatu peluang yang membuat aku yakin bahwa aku tidak sendiri.
tidak kemarin, saat ini, besok ataupun nanti...i never alone. emmmhhhh...kawan saat aku duduk di bangku sekolah menengah pertama, aku rasa aku bukan siapa-siapa aku bukan sesuatu yang diunggulkan karena aku pun tidak mau, aku plat - biasa saja.
sampai akhirnya aku lulus dan meneruskan sekolahku ke jenjang yang lebih tinggi, disinilah di tempat yang terlalu basah untuk di isi air mata, di tempat yang terlalu sempit untuk di isi penyesalan aku tahu bahwa aku tidak pernah sendiri, tidak kawan aku tidak sendiri.
Sekolah Tekhnik Mesin, atau sering di singkat STM. Kota kecilku Tasikmalaya, dulu hanya memiliki satu sekolah tekhnik negeri, aku bangga bisa menjadi bagian STM. Aku kagum pada diriku yang rapuh ini, percaya diriku meningkat, ketekunanku, keuletanku, kedewasaanku, keberanianku, bahkan rasa empatiku tinggi. STM benar-benar memupuk jiwa-jiwa mandiri yang tidak memikirkan diri sendiri tentunya. Kawan di STM persahabatan di nomer satukan, kenapa? karena dulu STM ku ini 90% siswanya adalah laki-laki, maka jangan heran kalo d STM ini tak ada bau farfum tiap pagi-pagi ketika upacara bendera.
tak percaya?, silahkan kalian coba.
aku tidak akan pernah lupa akan nama besar yang pernah aku sandang sebagai bagian dari STM, aku tempel dikaca jendela rumahku, aku tempel di body motorku, di map kuliahku, di ranjang kamarku, di setiap sudut bagian rumahku yang mungkin orang lain lihat. " KELUARGA BESAR SMK NEGERI 2 KOTA TASIKMALAYA ", begitu bunyi stiker yang aku tempel. emmmmmmmmmmmmmmmmhhhhhhhhhhhhhhhh....bangganya aku!!!

3 komentar:

  1. Haha lucu jg nih salah satu ekspresi kebaggaannya terhadap STM dengan nempelin stiker dimana2. Tapi setuju sih sebagai alumni STM jg saya jg bangga, banyak ilmu dan pengalaman yg mendidik dan membentuk kita hingga seperti ini sekarang.

    BalasHapus
  2. ..huhu...seperti itulah hidup pembentukan jati diri...

    BalasHapus
  3. ...harus bangga...

    BalasHapus

...mari saling berbagi, dan mengkoreksi...